Posted by on Feb 10, 2015 in News | 0 comments

Waspadai Penyelenggara Umrah Tanpa Izin

Waspadai Penyelenggara Umrah Tanpa Izin

Ditulis oleh Affan Rangkuti pada Sen, 09/02/2015 – 13:05

Jakarta (Sinhat)–Animo umat muslim Indonesia menunaikan ibadah umrah semakin meningkat, dalam bulan Januari 2015 tercatat 135 ribu jamaah umrah. Masyarakat diimbau berhati-hati agar tidak tertipu oleh biro perjalanan umrah yang tidak memiliki izin resmi dari Kementerian Agama.

Demikian disampaikan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Abdul Djamil kepada pers di Jakarta, Senin (9/2). “Kita menenggarai ada penyelenggara umrah memasang iklan biaya umrah super murah, kalau ada penipuan kita kerjasama dengan Bareskrim Polri,” tegas Djamil.

Djamil mengatakan, dalam penyelenggaraan umrah Kemenag tidak melaksanakan secara langsung, namun pihaknya melakukan pengawasan, berupaya dalam rangka perlindungan dan kelancaran jamaah umrah. “Kita tidak ingin terulang lagi insiden jamaah umrah terlantar di Bangkok, Thailand, pemulangan jamaah bermasalah di Arab Saudi,” ujarnya.

Djamil memaparkan, pasca penelantaran jamaah umrah 659 orang pada Januari lalu, Kemenag melakukan investigasi untuk memberikan efek jera dengan memberikan sanksi pada penyelenggara yang berizin dan melanggar peraturan perundangan-undangan serta menyampaikan pengaduan kepada Bareskrim Polri untuk diproses secara hukum bagi penyelenggara umrah yang tidak berizin dari Kemenag.

Menurut Djamil, ada tujuh perusahaan travel yang terkena sanksi berupa teguran terlulis dan enam perusahaan yang dilaporkan ke Bareskrim Polri karena tidak mempunyai izin penyelenggaraan umrah dari Kemenag. Untuk mengetahui informasi mengenai travel umrah berizin, masyarakat dapat mengakses di laman http://haji.kemenag.go.id/v2/basisdata/daftar-ppiu

Perusahaan yang terkena sanksi adalah; PT Mulia Wisata Abadi, PT Senabil Madinah Barakah, PT Al Aqsa Jisra Dakwah, PT Mediterania Travel, PT Muaz Barakat Safar, PT Pandi Kencana Murni, dan PT Mustaqbal Lima Wisata.

Adapun perusahan yang dilaporkan ke Bareskrim Polri yaitu; PT Baitussalam Papua Tour & Travel, PT Al Fatih, PT Uslub, PT NUr Medinah Intermedia, PT, E-Consultan, dan PT Baburrahman. (ks/ar)

sumber : haji.kemenag.go.id

Post a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>